gototopgototop
Banner

Game, Leisure, and Gadget Victim

Born in Yogyakarta, 28 March 1982. Andre is working in his own studio, Andre Tanama Art Studio which is located in the Bandung Ngaglik village, Bantul, Yogyakarta. In 2005, he graduated from the Arts Institute of Indonesia, Yogyakarta, and now he is active teaching Fine Arts in his almamater. He received his master degree in Fine Arts an earned a cum-laude predicate. For further information, please visit www.andretanama.com.

The contradiction in this work will propose something illogic, but that is precisely the condition that will pull the trigger of contemplation. The contradiction is not something that is far and vague, but it is in our daily lives.

Born in Yogyakarta, 23 September 1982, he graduated from the Art Institute of Indonesia, Yogyakarta. This year he will have a residential exhibition in Kunstraum Bethanien, Berlin, Germany. In 2009 he did a solo exhibition which called “Pingpong Education System” at MES 56, Yogyakarta and in 2008 “ Caution! Water Supply Areas”, Lakibini Artspace, Yogyakarta, Indonesia. His work was nominated on Festival Tanda Kota (Video Report) that was held in Galeri Cipta II, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Indonesia Zone is a project of photography that maps a number of Indonesia’s unique aspects by bringing the reality and social dynamic which covers every documentary of the objects. There are six themes which i have chose; building, culture, economy infrastructure, space, and transportation.

Urban citizens adore the image of gigantic things. Gigantic sizes are getting more insepperable from the citizen when it’s hooked up with any problems regarding a competition or even a dispute with one another.

Born in Surabaya, East Java, 14 December 1979, he graduated from Art Institute of Indonesia, Faculty of Fine Arts and Design, Yogyakarta. A few of his solo exhibition: Valentine Willie Fine Art, Singapura, Cloning Garden oleh Edwin’s Gallery di Jakarta Art District, Grand Indonesia, dan Sweet Bitter Sour di 24HR ART Gallery, Darwin, Australia. The awards that he have received are: Top 5 of Phillip Morris Indonesian Art Awards, The Best Artwork on Dies Natalis ISI, Yogyakarta, and The Best Encounter of Two Millennial Country Peru–Indonesia, Kedutaan Besar Peru, Jakarta.

The work is the application of technology and genetic engineering in human’s life nowadays. Humans are like machines that the “spare part” could be changed depend on the purposes.

In reality, waterbuffalos and becak are two images that are inseparable from the life of people who live in the rural areas, The fact that they are getting more squished by the development of era and their existence are ignored. When we are too drawn out by the modernization, sensitivity and empathy are getting vanished by the minute. The combination of two characters, waterbuffalo and becak, could be a sign that we have to fight for a better life.

There are no translations available.

Lahir di Jakarta, 28 Januari 1978, Bonita Margaret memilih menetap di Yogyakarta. Sejak 1998 aktif mengikuti berbagai pameran bersama di berbagai kota di Indonesia. Antara lain,  Kartini: The Power of Women in Art, Galeri PKKH UGM, Yogyakarta; Biennale Jogja X Perempuan Eksperimental Mabuk Sampah, Alun Alun Selatan, Yogyakarta;  Pameran LAB.LT Vote Notes, Tembi Comtemporary, Yogyakarta; pameran instalasi Jakarta Culinary Festival, City Plaza, Jakarta; pameran My Body, Grand Indonesia, Jakarta.

Menjalani kehidupan Jakarta yang penuh liku-liku seperti berada dalam labirin yang membingungkan. Berlomba dengan sesamanya menyusuri jalan tanpa akhir, tanpa arah yang pasti.

 

Spesifikasi karya

“ Jak Race”

Mixed Media (kayu, akrilik, magnet)

2011

There are no translations available.

Lulusan Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Rupa dan Desain Yogyakarta ini sejak 1994 telah beberapa kali menyelenggarakan pameran tunggal. What I Really Love To Do Is Trivial di Emmitan Gallery, Surabaya (2011);  Just Bunga Edwin’s Gallery, Jakarta (2009), Every Dog is # 1 Edwin’s Gallery, Jakarta (2002); Dat Was Now Dis Is Then Cemeti Art House, Yogyakarta;  Animaux! Lembaga Indonesia Perancis, Yogyakarta (2000) dan Animaux! Sculpture Square, Singapura. Pada 2002, Bunga berkesempatan mengikuti  International Studio and Curatorial Program (ISCP) di the Elizabeth Foundation, New York, Amerika Serikat.

Karya ini bicara sesuatu yang kecil namun menyiratkan yang membekas dalam kehidupan sehari-hari. Hubungan akrab dalam kehidupan sehari-hari ini sudah jarang kita temukan dalam kehidupan kota kecuali dalam keabraban dunia anak kecil. Kota sudah menjauhkan kehidupan yang akrab, bercengkerama, dan saling menyayangi. Mestinya kota ideal adalah kota yang memungkinkan para penghuninya membentuk kehidupan yang saling menyayangi dan membantu.


Spesifikasi karya

“ I love Every Little Thing About Me”

Patung

2011

Born in Jakarta, 18 June 1979, he graduated from Graphic Fine Art, Arts Institute of Indinesia, Yogyakarta, Some of the collective exhibition which he has participated: Biennale Jogja X, Jogja Jamming, Public on The Move Project, with grafis Minggiran Community. He also has achieved a few awards Winner Nokia Arts Awards Asia-Pacific (2000); Finalist of  Nokia Arts Awards Asia Pacific  (2000); Finalist of Youth and Sport Poster Design Competition, Jakarta Institute of Art (2002).

We are more concerned seeing a teenage couple kissing in public than witness children running around carrying a toy swords or toy guns. Are we thinking that one is more tolerable than the other? Maybe for now on, only with “weapons” urban people could survive. In the world of football we are familiar with Total Football (the greatest defense is to attack), it also applied for the local citizen of Jakarta to survive.

There are no translations available.

Seniman lulusan Insitut Seni Indonesia, Yogyakarta, ini kelahiran Sleman, DIY Yogyakarta, 8 Juni 1976. Dona juga lulusan Studi Agama dan Keagamaan di Universitas Sanata Dharma,  Yogyakarta. Karyanya pernah meraih predikat finalis Nokia Award Regional dan pada 2002 karyanya pernah terpilih sebagai karya favorit pilihan juri pada Kompetisi Desain Kedawung Glassware. Karya-karyanya ikut dipamerkan pada Origin of the World, The Art House  (at the Old Parliament), Singapura Diversity  Art Xchange Gallery Singapore; Kartini: The Power of Women in Art Purna Budaya, Yogyakarta; Tribute To Salvador Dali Art Xchange Gallery, Singapura.

Terbentuknya masyarakat kontemporer oleh barang konsumsi cetak dan elektronik menjadikan manusia konsumer. Ini semua tidak lepas dari pengaruh industri dan manipulasikan media. 


Spesifikasi karya

“ A fables about brands and logos’s”

Mixed media (Stoneware, transparatn galze, sticker)

2011

Born in Bantul, Yogyakarta, 3 August 1960, Dunadi received his Bachelor degree at the Indonesia Art Institute majoring Sculpture (1988). He consistently making relief and sculpture since 1978. Some of his works are displayed in the Museum of Soldier in Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta; diorama in the Museum Vredeburg; monument in Muara Enim, Palembang; monument of Gesang in Solo; monument of General A. Yani in Purworejo; monument of General Urip Sumohardjo. Dunadi have held an exhibition and also study in Los Angeles, USA.

Game has reached too deep to children’s life. They prefer to spend their time in front of the screen, than playing with their play mates. More extreme, in this work it showed that they already got addicted with ‘game’ since they were just an embriyo.

There are no translations available.

The Wanderer adalah penjelajah ruang, waktu, dan jiwa; bentuk pemberontakan kaum pekerja menengah yang terkurung dalam hubungan ibukota, yang memiliki jiwa petualang namun tidak bisa melarikan diri dari rutinitas.

There are no translations available.

Karya ini merupakan simbol pesan dan tekad perjuangan menuju kebenaran, melalui suatu yang ’’bersih’’. Ini terlihat dari tanda teks luxart yang di dikelilingi motif atau ornamen dari suatu Rumah Gadang di Minangkabau, yaitu bada mudiak.

 
There are no translations available.

Tinggal dan bekerja di Jakarta, Satrio membuat karya dan melakukan aktivitas produksi seni dan budaya antara Jakarta, Cirebon, Jogja, dan Bali. Pernah mengecap pendidikan di Universitas Pelita Harapan, Karawaci, Tangerang, dan STIKOM LSPR, Jakarta, Satrio juga mengikuti berbagai seminar fotografi dan seni merangkai bunga. Melukis dan mematung dipelajarinya secara otodidak. Beberapa pameran bersama yang pernah diikutinya antara lain: instalasi seni Pembunuhan Massal, instalasi sepeda, media atraktif, dimensi variabel, Agrinex Expo, JCC, Jakarta; instalasi seni Pembunuhan Massal, instalasi sepeda, media atraktif, dimensi variabel, OCBC NISP, Jakarta.

Perlunya penghijauan alam agar generasi-generasi yang lahir kemudian mendapat warisan alam yang masih terjaga. Alam

 

Spesifikasi karya

“Galaksi Pembebasan”

Instalasi

2011

There are no translations available.

Seniman kelahiran Paninggaran, Pekalongan, Jawa Tengah, 22 Maret 1976, ini tinggal di Yogyakarta. Menyelesaikan studinya di Fakultas Seni Rupa Institut Seni Indonesia. Pameran tunggalnya Playing Pattern di Langgeng Gallery, Semarang. Sejak 1996 Rocka telah mengikuti berbagai pameran bersama di dalam dan luar negeri. Beberpa penghargaan yang pernah diraih, di antaranya: Pemenang The Best 10 Philip Morris Indonesia Art Awards 2001; Gold Award Pinasthika Widyawara Award 2003 untuk Creative Cover Age of Ecodesign (Blank Magazine edisi VI ); Guest Artist Art on Carpet EGE-CARPET, Denmark; Guest Artist at Even Minority Report Arhus, Denmark;  Creator All Media Branding dan mendapat penghargaan sebagai The Best Event dari majalah Art Forum.

Petruk adalah sebuah karakter yang mewakili gambaran masyarakat kelas bawah. Memang, Petruk tokoh kecil yang jarang diperhatikan. Namun, pada kondisi tertentu ia menjadi penentu zaman.


Spesifikasi karya

“King of Dustman”

Sketsel

2011

There are no translations available.

Seniman asal Lampung ini merupakan lulusan Institut Seni Indonesia (ISI), Yogyakarta. Pameran tunggal yang pernah ia gelar di antaranya: Woro-woro Jogja SOS!, 24HRArt Center for Contemporary Art NT Darwin Australia;  Parodi Pertemanan, Institut Seni Indonesia, Yogyakarta;  Dunia Subarkah, Deket Rumah Cafe, Yogyakarta. Sigit merupakan pemenang kompetisi Djarum Black Urban Art dan Best Printmaking, Dies Natalis XIX ISI Yogyakarta.

Di zaman apa pun, terpenuhinya kebutuan makan adalah sesuatu yang mendasar. Kota yang tampak gemerlapan itu, sesungguhnya tidak bisa melepaskan diri dari kebutuhan pokok tersebut. Justru, kota adalah fakta bahwa kebutuhan pokok sesuatu yang paling mendasar.


Spesifikasi karya

“Menjaga Tungku Tetap Membara”

Patung

2011

There are no translations available.

Lahir di Jakarta, 10 Agustus 1985, Sun Wahyuhadi adalah lulusan Jurusan Komunikasi Visual Universitas Pelita Harapan, Tangerang. Beberapa pameran bersama yang pernah diikuti antara lain:  The Spirit of Olympic, Jakarta; 7% Jumpa Pertama, Vivi Yip Artroom, Jakarta; Sidharta New Emerging Artist Acution, Jakarta; Singapore Toy, Game and Comic Fair, Singapura; Eat with Family Exhibition, Art House, Singapura; Asian Students and Young Artist Art Festival, Seoul, Korea Selatan.

Dalam kehidupan keseharian banyak sesuatu yang terlupa. Perilaku lupa bukan sesuatu sikap sadar, merupakan lebih disebabkan kompleksnya kehidupan sehari-hari, terutama di kota.


Spesifikasi karya

“ .... (Forgotten Thins)”

Mixed media

2011

There are no translations available.

Seniman kelahiran Pekalongan, Jawa Tengah, ini merupakan lulusan Studio Seni Patung, Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung, Bandung. Beberapa pameran bersama yang pernah diikuti adalah Islamic Art: Bayang, Galeri Nasional Indonesia, Jakarta; Pameran Besar Seni Patung Kontemporer Indonesia, Galeri Nasional    Indonesia, Jakarta;  Fluid Identity, CGartspace, Jakarta; Contemporary Archeology #Chapter Two, Sigiart Gallery, Jakarta.

 

Spesifikasi kaya

“     ”

Instalasi

2011

 

There are no translations available.

Kelahiran Jakarta,  8 November 1986, Zaldy adalah lulusan Jurusan Seni Rupa, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung (2010). Pernah berpameran pada 6th Kyoto International Woodprint Association (KIWA), Kyoto, Japan dan Penang International Printmaking Exhibition, USM, Penang, Malaysia.


Spesifikasi karya

“ Merah”

cetak cukil kayu di atas kertas

2011

  • lost manila
  • jakarta-convention-exhibition-bureu
  • moca
  • mondrian
  • australia for the arts
  • Eugenio Lopez Foundation
  • galeri nasional
  • AAG
  • pullman
  • ALI
  • kineforum
  • australia-the visual and craft strategy
  • SL
  • nsw
  • 1
  • oaf
  • ncca
  • frame
  • yuz museum
  • kpg
  • linda gallery
  • finlandia
  • blanc
  • artesan
  • perhimpunan jiwa sehat
  • norske
  • mata perempuan
  • asialink
  • mo space
  • SIGMA
  • slab
  • australia
  • rvca
  • norwegia
  • kpsi
  • OG
  • finale
  • 5inch
  • erasmus huis
  • TDR
  • west gallery
  • gmci
  • crucible gals